Cafe Dekat Pohon Besar Part II
Horor - Lalu saya bertanya dewi jangan bercanda dong. Kemudian dewi mengucapkan kata maaf kepada teman teman, bahwa saya cuma bercanda. Habis tempat ini seperti kuburan, sepi banget kata Dewi. Kami langsung melanjutkan yang sedang kami bincang tadi yang membahas tentang soal perempuan.
Agen Poker Online Terpercaya
Waktu pun terus berjalan, malam pun kian larut. Dan saya melihat jam tangan saya, bahwa jam sudah menunjukan pukul 23.30 malam. Seketika malam itu pun sudah terasa sangat membosankan, tiba-tiba saya melihat sesuatu dan bertanya kepada teman saya “itu apaan tuch?” semua teman teman saya merasa kaget sambil melihat saya.
Agen Capsa Susun Online Terpercaya
Bahkan ada salah satu teman kami yang meloncat karena kaget setelah mendengar yang saya bilang tadi, saya sambil tersenyum dan berkata gitu aja kaget. Saya pun tertawa karena sudah berhasil menjahili mereka semua, saya tertawa dengan sangat kuat ketika melihat teman teman pada kaget.
Agen Ceme Online Terpercaya
Lalu saya arah kan pandangan saya menuju ke tempat yang saya tunjuk, dan ternyata tiba-tiba saya melihat ada sebuah kain putih yang tergeletak dibawah pohon yang berada diluar cafe ini. Beberapa saat kemudian, pandangan saya mengikuti ke sebuah kain putih itu yang berada dipinggir jalan. Pohon itu bisa terlihat dari tempat saya duduk.
Agen QQ Online Terpercaya
Saya benar-benar terdiam ketika saya melihat dengan mata kepala saya sendiri dan merasa tidak percaya bahwa saya melihat sebuah sosok dengan baju putih yang mempunyai rambut sangat panjang yang sedang merangkak untuk naik ke atas pohon yang berada didekat cafe. Jelas sekali sangat terlihat seperti seorang sosok kuntilanak.









0 komentar:
Posting Komentar